Positif Hamil Tapi Ada Kista

Selamat datang di web blog www.prafanggapermana.com, perkenalkan nama saya prafangga permana. Seorang ayah yang diberi anugrah buah hati Gabriel Jonathan Permana. Melalui blog ini, saya akan berbagi perjalanan hidup bagaimana mendapatkan mukjizat bayi yang lahir premature. Ya saya menyebutnya ini adalah mujizat. Karena tanpa pertolongan Tuhan Gabriel tidak akan lahir kedunia ini dengan selamat.

Perjalanan hidup saya, mulai dari lahir, sekolah, kuliah, sama seperti kehidupan yang dialami orang pada umumnya. Hingga akhirnya menikah dengan mantan teman kuliah yang saat ini menjadi istri saya :) Pada tanggal 24 Mei 2014 kami menikah. Sebagai pasangan yang baru saja menikah, tentunya kami sangat menantikan kehadiran bayi pertama kami. Menginjak 3 bulan paska pernikahan kami, Puji Tuhan sudah terlihat 2 tespek dua garis tapi samar samargaris pada alat tespek, namun yang satu terlihat jelas dan yang satu masih samar samar. Untuk memastikannya kami mulai kontrol ke dokter spesialis kandungan, waktu itu kami ke Dr. “E” di kustati solo. Setelah di USG, janinnya tidak terlihat. Perkiraan dari dokter tersebut karena usia kandungan masih muda kira kira 7 mingguan. Bisa jadi juga karna sebelum cek USG istri saya habis buang air kecil jadi urin didalam rahim sedikit. Dr tersebut menyarankan untuk datang ke tempat praktiknya karna disana alat USG nya lebih canggih tidak seperti yang ada di RS tersebut.

Singkat cerita istri saya tidak sabaran dan kami pindah kedokter “I” untuk cek USG. Dari situ kami sangat kaget karena yang tadinya kami hanya untuk memastikan benar benar positif atau tidak malah kami diberitahukan kalau ada kista didalam rahim istri saya. Secara spontan saya bertanya kepada Dokter tersebut

“Gimana dok keadaan janinnya, Ndak papa kan?”

Dokter itu memberikan jawaban yang makin membuat istri saya stres,

“Sudah tidak perlu mikirkan bayi nya, yang penting pikirkan dulu kistanya.”

Setelah itu kami tebus obat yang diresepkan dan bergegas pulang, sambil nyetir saya mencoba membesarkan hati istri saya. Setibanya dirumah istri saya langsung bergegas masuk kekamar, nangis sejadi jadinya. Saya coba kontak salah seorang teman saya, Vita Agustina. Saya ceritakan apa yang sedang kami alami. Nana menyarankan untuk pindah ke Dr Daniel Kartipin, alasannya karena Dr Kartipin termasuk dokter yang sabar, dan kata katanya sangat membangun bagi pasien pasiennya, sangat berbeda dengan Dr. “I” sebelumnya.

Dr. Daniel Kartipin SpOGSaya ngobrol sambil membesarkan hati Istri saya yang pikirannya masih tak karuan waktu itu, dan menyarankan gimana kalau kita coba ke Dr Daniel Kartipin. Saat itu juga kami jadwal pendaftaran via telf dan bergegas pada sore harinya ke Apotik Sinar Waras, Solo baru tempat praktik Dr Kartipin. Singkat cerita istri saya pun di periksa, dan dinyatakan positif hamil 😀 Waktu itu masih berupa titik usia kurang lebih 7 minggu. Selesai memeriksa kandungan istri saya, sembari menuliskan resep. Saya bertanya kepada Dr Kartipin.

Dokter, maaf ada kistanya tidak?

Dr Kartipin menjawab, “Ada tapi kecil, ndak papa. Ndak usah dipikirkan.”

Kalau kasus ada kista seperti ini, apa yang harus dilakukan ya dok?

“Ndak apa apa, yang penting Berdoa” :) dokternya sambil senyum.

Sepulang dari Apotik Sinar Waras, Istri saya cukup lega dengan penjelasan Dokter Kartipin. Ditengah perjalanan, Saya kembali mencoba membesarkan hati Istri saya. Puji Tuhan, kita beruntung karna bisa “jadi”. Karna biasanya kasus kista susah hamil lo. Istri saya tersenyum sambil nangis terharu waktu itu.

Sejak saat itu Istri saya rutin minum obat yang diresepkan Dr Kartipin, dan Obat yang dari Dr “I” kita buang karna sudah cocok ke Dr Daniel Kartipin. Istri saya juga jadi rajin browsing info seputar makanan sehat untuk ibu hamil. Namun perjalanan cerita kami tidak selesai sampai sini, Istri saya mengalami perdarahan pada kehamilan bulan ketiga. :(

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>